Masyarakat Perlu Pendidikan Bela Negara

https://i0.wp.com/www.sragen.go.id/berita/images/news/14%20Juli%202008,%20MOS.jpgMenurunnya rasa cinta tanah air dan bangsa, serta keberadaan Pancasila yang semakin dilupakan oleh masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat memerlukan pendidikan bela negara.

Terlebih karena masyarakat merupakan cadangan yang diperlukan dalam konsep perang semesta saat ini. Hal tersebut terangkum dalam dialog yang dilakukan dengan Bupati Karawang, Dadang S Muchtar dengan para Perwira Siswa Kuliah Kerja Dalam Negeri Kursus Strategi Perang Semesta (PASIS KKDN KSPS) di Lt III Gedung Singaperbangsa Pemda Karawang, Kamis (4/9).

Bupati dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa keberadaan Pancasila saat ini sudah memudar di tengah-tengah masyarakat. Lunturnya pancasila dan rasa cinta tanah air dan bangsa sudah menjadi permasalahan, shingga Pancasila dan rasa cinta tanah air dan bangsa harus disosialisasikan kembali. Lanjutkan membaca “Masyarakat Perlu Pendidikan Bela Negara”

Menbudpar: Bela Negara Bisa Dengan Cara Apa Saja

menbudparLaporan Wartawan Kompas, Suhartono

HANOI, RABU – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyatakan, bangsa Indonesia di mana pun berada dan dengan berbagai cara wajib bela negara untuk kejayaan Indonesia. Wajib bela negara tidak hanya berperang melawan musuh, akan tetapi juga bisa dengan promosi pariwisata.

Hal itu disampaikan Jero Wacik saat memberikan sambutan di rumah dinas Duta Besar RI untuk Vietnam, di jalan Ngo Quyen No. 50 di Hanoi, Vietnam, Rabu (7/1) malam waktu setempat.

Dalam acara itu hadir Duta Besar RI untuk Vietnam Pitono Purnomo dan jajaran Kedutaan Besar RI. Sambutan Jero Wacik dilakukan sebelum orkes symponi Twillite Orchestra (TO) pimpinan Conductor Addie MS serta istrinya Memes, yang menampilkan dua buah lagu, yaitu Di Bawah Sinar Bulan Purnama dan Plink Plank Plunk. Khusus, Plink Plank Plunk dimainkan khusus dengan petikan di biola. Lanjutkan membaca “Menbudpar: Bela Negara Bisa Dengan Cara Apa Saja”

Perlindungan dan Pemberdayaan Hutan; Wujud Bela Negara dalam Perspektif Kebangkitan Nasional

lindungi-hutan1H. MS. Kaban
Menteri Kehutanan Republik Indonesia

Rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2004-2009 menyebutkan bahwa Pemerintah RI akan mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis, dan mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. Kita telah mengarungi perjalanan panjang pembangunan nasional, namun sasaran keberhasilan pembangunan nasional masih belum tercapai. Ada beberapa indikator keberhasilan pembangunan nasional, di antaranya adalah :
1. Kedaulatan NKRI tetap teguh dan utuh; disertai keamanan dalam negeri dan berakhirnya konflik komunal.
2. Terwujudnya kepastian hukum; dengan menghilangnya diskriminasi, pemberantasan KKN dan tegaknya HAM. Lanjutkan membaca “Perlindungan dan Pemberdayaan Hutan; Wujud Bela Negara dalam Perspektif Kebangkitan Nasional”

HARI PAHLAWAN DAN SEMANGAT BELA NEGARA

bungtomoOleh : Uwes Fatoni

“Jangan tanyakan apa yang telah negara berikan padamu, Tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan untuk negaramu”

Akhir bulan yang lalu baru saja kita memperingati hari sumpah pemuda, awal bulan ini kita kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa melalui peristiwa heroik kepahlawanan tanggal 10 Nopember. Hari pahlawan merupakan rangkaian yang tak terpisahkan dari diorama perjuangan bangsa yang diawali dengan sumpah pemuda (28 Oktober), Kebangkitan nasional (20 Mei), sampai puncaknya kemerdekaan (17 agustus). Kita harus mampu memahaminya dalam satu tarikan nafas. Lanjutkan membaca “HARI PAHLAWAN DAN SEMANGAT BELA NEGARA”

Kewajiban Bela Negara Bagi Semua Warga Negara Indonesia – Pertahanan Dan Pembelaan Negara

wajib-bela-negaraBerdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.” dan ” Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.” Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam.

Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara :
1. Tap MPR No.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional.
2. Undang-Undang No.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.
3. Undang-Undang No.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Diubah oleh Undang- Lanjutkan membaca “Kewajiban Bela Negara Bagi Semua Warga Negara Indonesia – Pertahanan Dan Pembelaan Negara”