Joko Widodo

Oleh: ceritamu.com

Berita & Cerita Terkini

Seperti yang kita ketahui ciri khas calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) adalah kemeja kotak-kotak. Namun dalam Pemilukada hari ini (20/09) jokowi Mengenakan kemeja panjang putih saat menemani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menuju tempat pemilihan suara (TPS).

“Iya, saya ganti saja kemeja putih pakai minyak kayu putih. Biar enggak rame, biar masyarakat yang memilih sendiri,” ujar Jokowi, Kamis (20/9/2012) pagi.

Tidak hanya itu Ketua Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut, mengatakan waria yang ada di DKI Jakarta siap mendukung pasangan Joko Widodo dan Basuki T Purnama dalam Pilkada putaran dua ini. Lanjutkan membaca Joko Widodo

Presiden Tandatangani UU Keistimewaan, Sultan HB Langsung Calon Gubernur Tapi Dilarang Masuk Partai Politik

Oleh: setkab.go.id

Hanya sehari setelah ditetapkan dalam Sidang Paripurna DPR-RI pada Kamis (30/8) lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 31 Agustus lalu telah menandatangani Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selanjutnya pada 3 September lalu, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin resmi memasukkan UU ini dalam lembaran negara. Salah satu poin menarik dalam UU ini adalah bahwa Sultan Hamengku Buwono (HB) dan Adipati Paku Alam yang akan dicalonkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY bukan merupakan anggota partai politik. Lanjutkan membaca Presiden Tandatangani UU Keistimewaan, Sultan HB Langsung Calon Gubernur Tapi Dilarang Masuk Partai Politik

Kerukunan Beragama di Indonesia Bukan Sekedar Mitos

Oleh: Rahib Tampati

Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah artikel di harian Republika (17/07/12) di kolom Teraju dengan judul asli “Agar Kerukunan Tak Sekedar Mitos”. Persoalan kerukunan beragama di Indonesia terkadang “terganggu” dengan insiden – insiden kecil, yang jika tidak diperlihara dan di manage dengan baik akan menjadi permasalah besar bagi kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ada sebuah pertanyaan yang sangat menganggu pikiran saya ketika sebuah insiden kecil yang terjadi lalu di tarik menjadi ukuran tidak tolerannya suatu umat pada umat yang lain. Lanjutkan membaca Kerukunan Beragama di Indonesia Bukan Sekedar Mitos

Biografi Hoegeng – Polisi Paling Jujur Di Indonesia

Biografi HoegengOleh: http://kolom-biografi.blogspot.com

Hoegeng Imam Santoso merupakan putra sulung dari pasangan Soekario Kario Hatmodjo dan Oemi Kalsoem. Beliau lahir pada 14 Oktober 1921 di Kota Pekalongan. Meskipun berasal dari keluarga Priyayi (ayahnya merupakan pegawai atau amtenaar Pemerintah Hindia Belanda), namun perilaku Hoegeng kecil sama sekali tidak menunjukkan kesombongan, bahkan ia banyak bergaul dengan anak-anak dari lingkungan biasa. Hoegeng sama sekali tidak pernah mempermasalahkan ningrat atau tidaknya seseorang dalam bergaul. Masa kecil Hoegeng diwarnai dengan kehidupan yang sederhana karena ayah Hoegeng tidak memiliki rumah dan tanah pribadi, karena itu ia seringkali berpindah-pindah rumah kontrakan. Lanjutkan membaca Biografi Hoegeng – Polisi Paling Jujur Di Indonesia

Pemikir Pertahanan Negara

http://budisusilosoepandji.files.wordpress.com/2009/04/usi-foto.jpg?w=150&h=198Oleh: Yudhiarma/Sofyan/Feber S (Suara Karya Online)

Prof. Dr. Ir.  Budi Susilo Soepandji DEA, adalah akademisi yang sepenuh hati mengabdikan diri untuk turut membangun pertahanan negara. Karena itu, pria kelahiran Yogyakarta, 27 Oktober 1954, ini dipercaya menjabat Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Adik kandung mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang menyelesaikan pendidikan khusus KRA 37 Lemhannas dengan “predikat andalan” ini kini sedang giat memperjuangkan RUU Komponen Cadangan (Komcad). Bersama DPR, suami Hera Widayanti serta ayah dari Wanda Widiastuti dan Kris Wijoyo ini amat gigih menyosialisasikan legislasi yang akan menjadi bagian dari pilar pertahanan negara. Lanjutkan membaca Pemikir Pertahanan Negara

Dari Halal Bihalal Hingga Bela Negara

https://i0.wp.com/sawali64.googlepages.com/2P9290005.JPGOleh: Sawali Tuhusetya

Selasa, 29 September 2009, keluarga kami mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah halal bihalal Keluarga Besar SMP 2 Pegandon. Acara berlangsung dengan sangat sederhana, tetapi cukup meriah. Anak-anak yang tergabung dalam kelompok rebana “Al-Mustaghfirin” yang baru berlatih sekitar dua minggu berkesempatan juga untuk menunjukkan kemampuannya di atas panggung.

Halal bihalal di SMP 2 Pegandon memang merupakan acara yang rutin digelar setiap tahun pada bulan Syawal. Lanjutkan membaca Dari Halal Bihalal Hingga Bela Negara