Hubungan Diplomatik Indonesia-Malaysia

https://i0.wp.com/matanews.com/wp-content/uploads/Indonesia-Malaysia.pngOleh: Musri Nauli

Memanasnya hubungan diplomatik Indonesia – Malaysia sudah pada titik nadir. Eskalasi yang memanas bermula di tangkapnya pejabat Pemerintah Indonesia didalam wilayah Indonesia dan menyeret ke Malaysia kemudian memancing reaksi dari masyarakat Indonesia. Tidak perlu analisis yang dalam untuk menyatakan apakah Malaysia telah salah atau tidak melakukan perbuatannya. Tidak perlu diskusi panjang untuk menyatakan Malaysia telah “melanggar norma-norma internasional” yang terbukti mengganggap remeh Indonesia. Dan tidak perlu Mahkamah Internasional untuk menyatakan semuanya. Cukup kasat mata dari cerita-cerita di berbagai media massa dan Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR baru lalu. Lanjutkan membaca “Hubungan Diplomatik Indonesia-Malaysia”

Perlu Wawasan Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air

https://i2.wp.com/fc04.deviantart.com/fs21/f/2007/280/7/0/Kami_Cinta_Indonesia_by_putrithewicked.jpgOleh: BorneoTribune.com

Dandim 1206 Putussibau, Letkol Inf Toyo mengatakan, wawasan kebangsaan merupakan salah satu wahana membangun cinta tanah air. Karena wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia, tentang diri dan lingkungannya yang didasari oleh falsafah cita-cita dan tujuan nasional.

“Atau juga ideologi serta kemungkinan penyesuaiannya di dunia yang dinamis. Karena itu, wawasan kebangsaan harus terus dipupuk di tengah-tengah masyarakat. Lanjutkan membaca “Perlu Wawasan Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air”

Manohara, Ambalat, dan Sentimen Nasionalisme

manoharaOleh: Catatan Sawalu Tuhusetya

Selain kasus memilukan tentang kecurangan Ujian Nasional (UN) dan Bu Prita Mulyasari, ada dua kisah lain yang tak kalah dramatis, yakni Manohara dan Ambalat. Berbeda dengan kasus UN dan Bu Prita yang murni merupakan persoalan internal, Manohara dan Ambalat bisa dibilang sebagai “amunisi” yang bisa mengusik sentimen kebangsaan. Manohara dan Ambalat, sebagaimana gencar diwartakan, setidaknya melibatkan Malaysia sebagai “patron” yang berdiri di balik dua peristiwa itu.

Kasus yang menimpa Manohara Odelia Pinot, mencuat ke publik setelah kisah cintanya dengan Sang Pangeran Kelantan Malaysia, Tengku Temenggong Muhammad Fakhri Petra, berjalan kurang mulus. Lanjutkan membaca “Manohara, Ambalat, dan Sentimen Nasionalisme”

Profile Pulau Ambalat

ambalatOleh: Indosiar

Blok Ambalat kembali menjadi perhatian setelah kapal perang Diraja Malaysia kembali memasuki perairan kaya minyak yang berada diujung Kalimantan Timur. Bahkan selama tahun 2009, kapal perang Malaysia telah memasuki wilayah Ambalat hingga 11 kali.

Blok Ambalat masuk dalam wilayah Indonesia tahun 1980, berdasarkan deklarasi Juanda tahun 1957. Dalam deklarasi yang diterima dan ditetapkan dalam Konvensi Hukum Laut PBB ini, Indonesia diterapkan sebagai negara kepulauan.

Sesuai prinsip negara kepulauan, Blok Ambalat seluas 6.700 kilometer persegi, merupakan wilayah Indonesia. Tahun 1990, kandungan minyak Blok Ambalat diberikan kepada perusahaan minyak Italia dan konsensi Ambalat Timur diberikan kepada Chevron. Lanjutkan membaca “Profile Pulau Ambalat”