Bahasa Dan Budaya Menunjukkan Nasionalisme

Oleh: Arli Aditya Parikesit

Suatu sore, selepas kursus bahasa jerman yang melelahkan, pihak DAAD (dinas pertukaran akademis jerman), mengumpulkan kami, para penerima beasiswa, ke dalam kelas untuk berbagai macam pengumuman. Macam-macam yang dibahas, mulai dari masalah visa, kumpul keluarga, dan akhirnya, ke masalah apa gunanya mampu berbahasa jerman.
‘Saudara-saudara harus lulus ujian bahasa jerman dasar, baru bisa menginjakkan kaki ke jerman’. Demikian pengumuman dari pihak DAAD , sewaktu mengisi saresehan di Goethe Institut, di selang-selang kami kursus bahasa jerman. Pada awalnya, kami bingung bukan kepalang, mengapa menguasai bahasa jerman itu sebuah keharusan? Lanjutkan membaca “Bahasa Dan Budaya Menunjukkan Nasionalisme”

Jadikan Rendra Pahlawan Kebudayaan

http://adekrawie.files.wordpress.com/2007/12/rendra2.gifOleh: Harian Umum Duta Masyarakat

DUKA mendalam atas wafatnya Willibrodus Surendra Broto Rendra alias WS Rendra masih terasa di seantero negeri. Di Universitas Jember (Unej), kemarin, terbangnya si burung kata-kata itu diperingati dengan tahlil.

Acara yang digelar Masyarakat Kesenian Jember (MKJ) itu berlangsung di pelataran Double Way Unej. Selain tahlil, digelar pula pembacaan karya-karya WS Rendra dan sarasehan budaya bertema Karya dan Sikap Pemikiran Kebangsaan Si Burung Merak. Lanjutkan membaca “Jadikan Rendra Pahlawan Kebudayaan”