Kisah 3 Pejabat Indonesia Terjujur

Oleh: Minami

Prolog

Saat ini, menemukan sosok pejabat negara yang jauh dari isu suap, wanita, dan kekuasaan, bagaikan mencari jarum dalam jerami, susahnya bukan main. Setiap kita mendengar pemberitaan mereka di media massa, isinya berputar-putar pada masalah skandal seks, skandal korupsi, konsumsi obat terlarang, dan skandal-skandal memalukan lainnya. Terbaru, adalah beredarnya foto-foto mesra pasangan bupati dan wakil bupati Pekalongan. Saya yakin di kompasiana sudah ada yang mempublikasikan kisahnya.

Namun, di balik itu semua, masih ada secercah harapan dan teladan bagi semua pejabat yang mengemban amanah rakyat. Seandainya mereka sadar bahwa jabatan hanya titipan sementara yang suatu saat akan diambil pemiliknya, kemudian memahami bahwa itu adalah amanah yang amat berat yang akan diminta pertanggungjawaban kelak, saya kira tidak akan ada pejabat negara yang tersandung skandal-skandal memalukan tersebut. Lanjutkan membaca Kisah 3 Pejabat Indonesia Terjujur

Kesederhanaan Bung Hatta

Oleh: Hahn

Pada tahun 1950-an, Bally adalah sebuah merek sepatu yang bermutu tinggi dan tidak murah. Bung Hatta, Wakil Presiden pertama RI, berminat pada sepatu itu. Ia kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut.

Namun, uang tabungan tampaknya tidak pernah mencukupi karena selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu kerabat dan handai taulan yang datang untuk meminta pertolongan. Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Bung Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah mencukupi. Lanjutkan membaca Kesederhanaan Bung Hatta