Cermati Para Pemain Kunci Migas,Tambang dan Pertanian Berskala Global

Oleh: Hendrajit dan M Arief Pranoto, Peneliti Senior Global Future Institute (GFI)

Pemerintah dan masyarakat abai geopolitik sejak era pasca reformasi. Sehingga pemerintahan Jokowi-JK sekalipun tidak menyadari betapa epicentrum abad 21 sejatinya berada di Indonesia. Tidak percaya? Mari kita telisik fakta-faktanya sebagai berikut:

Pertama, ada sekitar 40-an juta ton cargo melintas, dan 21-an juta barel melewati perairan Indonesia (bandingkan dengan Selat Hormuz yang hanya 17 juta, atau Selat Malaka 15 juta barel, dan lain-lain) dari Timur Tengah ke Asia Pasifik, dimana dekade 2030-an diprediksi akan meningkat dua kali lipat.

Kedua, selain hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia, ia pun dapat membahayakan pemanasan global (karena kontribusi 2 % perusak hutan), juga berlimpahnya energi alternatif semacam panas bumi, hydro, solar, angin dan biduel dari tumbuhan (jarak, sagu, tebu, ubi kayu, dll) termasuk ethanol, alkohol dan sebagainya. Singkatnya, hampir semua ada serta berlimpah di Indonesia. Continue reading “Cermati Para Pemain Kunci Migas,Tambang dan Pertanian Berskala Global”

Iklan