TNI Akan Tambah 17 Pos Baru Diperbatasan

Oleh: Editor Ruslan Burhani (www.antaranews.com)

“Tujuannya untuk menyatakan kehadiran negara dan memberi rasa aman kepada rakyat kita yang tinggal di dekat perbatasan dengan negara tetangga,”

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berencana menambah 17 pos baru di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Tujuannya untuk menyatakan kehadiran negara dan memberi rasa aman kepada rakyat kita yang tinggal di dekat perbatasan dengan negara tetangga,” kata Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Benny Indra Pujihastono di Balikpapan, Rabu.

Kodam VI Mulawarman bertanggung jawab mengawasi perbatasan sepanjang 1.038 kilometer dari timur laut ke barat daya perbatasan dengan negara bagian Sabah dan Sarawak, dua negara federasi Malaysia. Lanjutkan membaca TNI Akan Tambah 17 Pos Baru Diperbatasan

Modus Malaysia Kuasai Desa di Perbatasan Indonesia

Oleh: Odelia Sinaga (www.tempo.co)

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes), Marwan Jafar, mengatakan pemberian identitas penduduk kepada warga desa di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia oleh Malaysia adalah modus yang harus disikapi dan perlu diawasi.

“Bayangkan jika semua penduduk desa Indonesia mempunyai identitas Malaysia, desa itu ibarat desa siluman,” ujar Marwan, Ahad, 16 November 2014. Disebut siluman karena tanahnya milik Indonesia, tapi penduduknya orang Indonesia berwarga negara Malaysia. (Baca: Lumrah, Jual Beli Tanah di Perbatasan Malaysia)

Setelah memberikan identitas kependudukan sebagai warga negara, kata Marwan, Malaysia selanjutnya akan mengklaim desa perbatasan sebagai wilayah negara mereka. “Karena menganggap mendapat dukungan dari masyarakat setempat,” kata dia.

Sebelumnya, tiga desa di Kecamatan Lumbis Ongong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diklaim oleh Malaysia sebagai wilayah negara tersebut. Lanjutkan membaca Modus Malaysia Kuasai Desa di Perbatasan Indonesia