Bom Marriot-Ritz Carlton Dan Jati Diri Bangsa

Oleh: Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Belum selesai penghitungan suara pemilihan Capres, tiba-tiba kita semua dikagetkan dengan dua ledakan bom dipagi jumat yang cerah, Dooh mau dikemanakan Jati Diri Bangsa ini ! Disaat para blogger nusantara sedang berusaha mengembalikan rasa kebangsaan. Eh malah segelintir manusia tidak bertanggungjawab meledakkan dirinya sendiri. Haruskah bom menjadi cara untuk menunjukan perlawanan ? Tidak adakah cara lain ?

Cara-cara kekerasan, tidak kompromi, menumpahkan darah tanpa hak, membuat kerusakan bangunan, dan perbuatan sejenisnya adalah perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa manapun didunia ini. Lanjutkan membaca Bom Marriot-Ritz Carlton Dan Jati Diri Bangsa

Cintailah Indonesia Melebihi Cintamu Kepada Kekasihmu

cinta-indonesiaOleh: Bocahbancar

Ya..Judul di atas yang dirasa menarik untuk Bocahbancar tulis pada kesempatan menulis kali ini. Cintailah Indonesia melebihi Cintamu Kepada Kekasihmu. Loh…Bukannya ini kesannya malah sangat meremehkan Bangsa kita, membandingka rasa cinta kepada kekasih yang bisa bergonta ganti pasangan dengan cinta kita kepada bangsa dan negara Indonesia ini, yang merupakan harga mati bagi kita. Hhmm..Memang benar, tapi Bocahbancar di sini hanya ingin mengupas mengenai realita di masyarakat kita, bukan berbicara masalah prinsip, cita-cita ataukah angan-angan yang semu belaka.

Baiklah, mari kita mulai pembahasan kita sekarang. Lanjutkan membaca Cintailah Indonesia Melebihi Cintamu Kepada Kekasihmu

Menyegarkan Persatuan Bangsa

200169904-001Oleh : Prof. Dr. Haryono Suyono

Kita sangat bersyukur bahwa kemerdekaan negara yang kita cintai, Republik Indonesia, dihasilkan bukan sebagai pemberian gratis dari penjajah, tetapi kita rebut melalui perjuangan besar bangsa bermodalkan upaya yang gigih dengan mempersatukan anak bangsa yang beraneka ragam latar belakangnya. Upaya mempersatukan anak bangsa itu mencapai puncaknya tatkala Founding Fathers Bangsa Indonesia, Mas Ngabehi Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Dr. Sutomo mendirikan Boedi Oetomo pada tahun 1908. Pendirian Boedi Oetomo itu diikuti berdirinya Serikat Islam di Solo pada tahun 1912. Munculnya kedua organisasi itu memberi inspirasi tumbuhnya berbagai lembaga serupa dalam berbagai aneka bentuknya di seluruh Indonesia.

Tumbuhnya berbagai organisasi atau lembaga tersebut mulai mewarnai niacin menebalnya semangat nasioanalisme dan kebangsaan dengan wawasan yang tinggi dan lebih luas. Lanjutkan membaca Menyegarkan Persatuan Bangsa

Pendidikan Bela Negara

paskibrakaOleh Idrus Affandi

Sistem ketahanan negara, khususnya bagi bangsa Indonesia, adalah sesuatu yang sangat penting. Bukan saja karena ada kebutuhan dan tuntutan empirik-objektif kondisi wilayah Indonesia dan pluralisme sosial bangsa Indonesia, tetapi demi kepentingan masa depan bangsa Indonesia sendiri. Tanpa memerhatikan masalah seperti ini, maka setiap orang akan mengalami kesulitan mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Salah satu solusi jangka panjang menciptakan sistem ketahanan negara yang tangguh adalah melalui pendidikan bela negara. Pendidikan dimaksud sesuai amanat Pasal 30 UUD 1945 bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk bela negara. Lanjutkan membaca Pendidikan Bela Negara

Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Untuk Penyelenggaraan Bela Negara

sumberdayaOleh: Sayidiman Suryohadiprojo

PENDAHULUAN

Tidak dapat dicegah bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi makin berkembang di dunia. Hal itu juga mendorong perkembangan teknologi militer, khususnya teknologi senjata, dengan peningkatan daya hancur, jarak tembakan dan ketepatan perkenaannya.

Perkembangan demikian makin mengancam kelangsungan hidup atau sekurang-kurangnya kemerdekaan bertindak bangsa-bangsa yang kurang mampu mengikuti kecenderungan itu. Lanjutkan membaca Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Untuk Penyelenggaraan Bela Negara

Cinta Tanah Air Dan Bangsa

pendaki-gunungOleh: Granat WP

Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air & bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indoneia masih dijajah oleh Belanda yang luas negaranya dibandingkan pulau Bali saja masih luasan pulau Bali. Kita harus sangat terimakasih kepada para tokoh yang mencentuskan pembentukan organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, para pencetus Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang cintanya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa. Lanjutkan membaca Cinta Tanah Air Dan Bangsa

Setia Indonesia: Setia Pada Pancasila, NKRI, dan Kedaulatan Bangsa

cinta-tanah-airOleh: Bugiakso.Com

Sangat jelas bahwa yang menjadi cita-cita kemerdekaan, yang merupakan cita-cita dari lahirnya bangsa negara Indonesia itu sangat jelas, ada di dalam Pancasila. Lima sila itulah yang memberikan petunjukan ke mana perjuangan kita dan bagaimana masa depan yang kita tuju dari perjuangan itu.

Republik Indonesia lahir sebagai hasil perjuangan bangsa melawan penjajahan. Dari hasil perjuangan kemerdekaan tersebut dibentuklah pemerintah negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila. Lanjutkan membaca Setia Indonesia: Setia Pada Pancasila, NKRI, dan Kedaulatan Bangsa