Saat Habibie Ajak Masyarakat “Patungan” Bikin Pesawat Terbang…

Hasil gambar untuk pesawat R80Oleh: http://www.nasional.kompas.com

Perusahaan pembuat pesawat terbang milik Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie, Regio Aviasi Industri (RAI), berencana membuat pesawat terbang jenis R80 untuk penerbangan perintis jarak pendek dan menengah.

Proyek tersebut masuk dalam salah satu proyek strategis nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional.

Uniknya, untuk mewujudkan pembuatan prototipe R80, RAI mengajak masyarakat berpartisipasi dalam bentuk sumbangan dana atau crowdfunding melalui platform Kitabisa.com.

Customer Engineer RAI, Satrio Aditomo mengatakan, selain untuk mencari dana pembuatan prototipe, inisiatif crowdfunding juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik atas upaya pemerintah membuat pesawat buatan dalam negeri.

“Untuk membangun prototipe pesawat itu cukup besar dananya. Maka kami harus cari sumber dana,” kata Satrio saat ditemui di acara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Habibie Festival 2017 JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

“Pemerintah sendiri sudah mendukung sejauh regulasi dan menyediakan fasilitas pengujian yang bisa digunakan. Tentu ada juga partnership dengan PT Dirgantara Indonesia,” ujar dia.

Satrio melanjutkan, crowdfunding dilakukan juga sebagai bentuk kampanye agar masyarakat tahun mengenai upaya pembangunan industri dirgantara nasional.

“Kita juga perlu memunculkan public awareness, dengan harapan dari situ banyak orang tahu upaya pemerintah membangun industri pesawat terbang dalam negeri,” tuturnya.

Satrio menjelaskan, untuk membangun prototipe pesawat terbang berkapasitas 80 sampai 90 orang itu dibutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar. Rencananya, prototipe akan diujiterbangkan atau first-flight pada 2022.

Kemudian, setelah melewati proses sertifikasi, R80 akan diproduksi secara massal pada 2025 dan akan melayani penerbangan jarak pendek-menengah.

Menurut Satrio, saat ini sudah ada 155 unit R80 yang dipesan oleh lima maskapai penerbangan lokal, yakni NAM Air sebanyak 100 unit, Kalstar 25 unit, Trigana Air 20 unit dan Aviastar 10 unit.

“Ya mereka sudah menyatakan tertarik untuk beli jika pesawat ini sudah ada,” kata Satrio.

Terinspirasi Aceh

Secara terpisah, Fahri dari Kitabisa.com menuturkan, crowdfunding untuk membuat pesawat R80 ini terinspirasi dari pembelian Dakota RI-001 Seulawah.

Pesawat tersebut merupakan pesawat angkut pertama milik Indonesia yang dibeli dari dari sumbangan masyarakat Aceh.

“Jika dulu kita patungan beli pesawat dari luar negeri, saat ini kita berkesempatan patungan untuk bikin pesawat sendiri,” ujar Fahri.

Masyarakat yang berminat menyumbang bisa memberikan dukungan minimal sebesar Rp 100 Ribu. Sebagai timbal balik, foto donatur akan dipajang di badan pesawat R80.

Sebelumnya, Habibie sempat memperkenalkan rancangan R80 kepada Presiden Joko Widodo. Untuk membuat pesawat ini, Habibie meminta bantuan kepada Presiden Jokowi.

“Yang kami butuhkan adalah dukungan pemerintah untuk financing bagian Indonesia. Bagian swasta dan luar negeri, mereka akan ikut kalau dari pemerintah ikut menyumbang dalam arti mengatakan ‘silakan’ karena industri pesawat terbang seperti Boeing dan Airbus dapat bantuan yang sama,” ujar Habibie kepada Jokowi saat pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4/2015).

Menanggapi permintaan Habibie ini, Jokowi menyatakan siap membantu.

“Ya, ini seharusnya mendapat perhatian menjadi proyek nasional,” ucap dia.

Iklan

Diterbitkan oleh

admin

yang buat blog bela negara RI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s