Prabowo Adalah Seorang Negarawan

Oleh: Slamet Dunia Akhirat

Tentu semua rakyat Indonesia masih ingat peristiwa 5 tahun dan 10 tahun yang lalu (kecuali yang lupa atau pura-pura lupa), ketika rakyat indonesia bersuka cita menyaksikan dan merayakan pelantikan presiden indonesia yang baru yaitu bapak SBY. Pelantikan presiden yang sakral dan meriah di gedung DPR/MPR itu sedikit ada yang kurang karena tidak nampaknya mantan presiden sebelumnya, yaitu Ibu Megawati. Pada 2009 adalah kedua kalinya Ibu Mega tidak menghadiri pelantikan SBY sebagai presiden. Hal seperti itu sudah pernah dilakukannya yaitu tahun 2004 silam.

Pada waktu itu banyak pihak yang menilai bahwa ketidak hadiran Megawati adalah karena ketidak legowoannya beliau menyikapi kekalahan pilpres oleh SBY.

Dan kembali pada masa kini, sebentar lagi yaitu tepatnya tanggal 20 oktober 2014 kembali rakyat Insonesia akan bersuka cita menyaksikan pelantikan presiden baru, presiden yang sangat diharapkan oleh semua rakyat bisa membawa bangsa ini lebih baik dari sebelumnya. Presiden bara yang sangat bersahaja, merakyat dan sederhana inilah yang diharapkan akan membikin perubahan bangsa Indonesia dengan revolusi mentalnya. Walaupun sesekali beliau pernah berbuat salah, plinplan dan ingkar janji itu adalah suatu hal yang wajar dan manusiawi.

Tidak ingin kejadian yang lalu terulang lagi, yaitu tidak hadirnya rival politik dari Jokowi yang membuat pelantikan presiden baru seakan ada yang kurang, Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristianto berharap Prabowo Subianto bisa hadir dalam acara pelantikan presiden terpilih Joko Widodo. Selain menjalin komunikasi, kehadiran Prabowo dinilai bisa mencairkan suasana politik dalam negeri.

“Kami, Pak Jokowi enggak ada masalah dengan beliau (Prabowo). Beliau adalah negarawan. Tentunya kami ingin (Prabowo hadir). Tapi, itu kan dilihat nanti. Ini kan bagus buat suasana politik lebih cair,” ujar Hasto saat dihubungi, Selasa (14/10/2014).

http://news.detik.com/read/2014/10/14/200905/2718812/10/pdip-harap-prabowo-hadiri-pelantikan-jokowi-agar-suasana-politik-cair?9922022

Sebagai rakyat saya sangat setuju sekali dengan usulan Pak Hasto yang dari PDIP itu, bahwa untuk mencairkan suasana politik dalam negeri sebaiknya Prabowo bisa hadir pada waktu pelantikan Jokowi. Jangan meniru-niru apa yang pernah dilakukan oleh pendahulunya jaman dahulu. Tidak elok di lihat oleh rakyat.

Tetapi saya juga tidak setuju dengan pendapat pak Hasto, bahwa sikap kenegarawanan seseorang Prabowo hanya ditentukan oleh hadir atau tidaknya beliau pada pelantikan Jokowi. Seperti diketahui walaupun berkali-kali (lebih dari sekali) Ibu Megawati tidak menghadiri pelantikan SBY sebagai presiden, tetapi hal tersebut tidak mengurangi kenegarawanan seorang Ibu Megawati. Bahkan beliau tetap menjadi panutan, terutama oleh kader, petugas partai maupun anggota PDIP.

Jadi, seandainya nanti Prabowo tidak hadir pada pelantikan Jokowi sebagai presiden seharusnya Pak Hasto tetap menganggap Prabowo sebagai negarawan. Sebagaimana Pak Hasto menganggap Ibu Megawati sebagai negarawan.

One thought on “Prabowo Adalah Seorang Negarawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s