RI Negara Paling Demokratis di Asia Tenggara

Oleh: http://www.pelita.or.id

India Puji Pemilu Indonesia
RI Negara Paling Demokratis di Asia Tenggara

Sebagai negara yang sama-sama menganut demokrasi dengan jumlah pemilih yang besar dan mempunyai keragaman penduduk, Dubes India untuk Indonesia Biren Nanda menilai, Indonesia telah berhasil menyelenggarakan Pemilu yang demokratis, meski terdapat kekurangan di sana-sini.

Indonesia adalah negara paling domokratis di Asia Tenggara, dibanding dengan negara-negara tetangganya, demokrasi Indonesia jauh lebih maju, ujar Dubes India Biren Nanda

Munculnya protes dari dari beberapa partai peserta Pemilu atas penyelenggaraan Pemilu di sebuah negara demokratis sangat wajar. Hampir setiap penyelenggaraan Pemilu selesai dilaksanakan pasti terdapat protes, kata Nanda saat menerima kunjungan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Harian Pelita dr Sulastomo, di kediamannya.

Nanda mengatakan bahwa kekecewaan dari peserta Pemilu harus ditanggapi secara positif karena dari kekecewaan itulah nantinya ada perbaikan-perbaikan menuju kemajuan. Justru akan tidak baik apabila semuanya merasa puas.
Di India sendiri penyelenggaraan Pemilu dipandang lebih rumit karena melibatkan 714 juta penduduk yang mempunyai hak pilih dan memperebutkan 543 kursi legislatif. Beruntung, semenjak 1996 sistem pemberian suara dilakukan dengan menggunakan mesin elektronik. Sebanyak 1,1 juta mesin elektronik disiapkan Pemerintah India disemua TPS.

Karena pemilih di India terlalu banyak, dikhawatirkan akan terjadi banyak kesalahan dalam memberikan hak pilih, bagaimana nanti menghitung suara yang masuk dan pasti akan akan banyak sengketa dalam penghitungannya, katanya. Dan terbukti, menurut laporan buletin Kedubes India, penggunaan mesin elektronik tersebut sanggup menekan pemilih yang tidak tidak sah atau menyalahgunakan haknya.

Menyoal dengan keluhan sebagian politisi di Indonesia yang menganggap partai-partai peserta Pemilu sudah terlalu banyak, Dubes India menganggap hal tersebut tidak ada masalah untuk kasus yang ada di India, bahkan India memiliki 1.000 Parpol yang terdaftar pada KPU, termasuk Partai Komunis yang memiliki sekitar 60 legislator.

Namun diakuinya, hanya sekitar 32 hingga 45 Parpol yang dapat bertarung dalam kontes demokrasi di negaranya. Bahkan komite pemilihan membuka peluang bagi calon independen untuk bertarung dalam Pemilu.

Uniknya, bagi mereka yang ingin mencalonkan diri sebagai legislator harus menyerahkan sejumlah uang jaminan kepada komite Pemilu. Akan tetapi, jika seorang calon kalah, dia tidak dapat mengambil uang jaminan itu. Itu lebih dimaknai sebagai hukuman, bahwa kontestan Pemilu harus serius dalam pencalonannya.

Mesin pemilihan elektronik di India telah diekspor ke berbagai negara, termasuk di Singapura dan sejumlah negara bagian di AS.
Menyangkut produksi mobil produksi India yang termurah di dunia, Nano, Dubes Nanda menyatakan bahwa produksi mobil Nano baru berkisar 250.000 unit per tahun. Diharapkan pada tahun 2010 dapat mencapai 1 juta unit dalam satu tahun.

Mereka juga berencana untuk mengekspor mobil nasionalnya ke Indonesia, namun hal itu dibutuhkan investasi besar untuk menyiapkan sarana pendukungnya seperti penyediaan dealer dan pusat servis di beberapa tempat, jelas Dubes Nanda. (cr-11)

//

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s