Implementasi Bela Negara Merupakan Modal Dasar Bagi Generasi Muda

TARI BALI2Oleh: DMC

Implementasi nilai-nilai bela negara merupakan modal sosial yang harus menjadi landasan sikap dan kesadaran terhadap jati diri setiap masyarakat Indonesia khususnya bagi generasi muda penerus bangsa di masa depan.

Demikian disampaikan Dirjen Pothan Dephan, Prof. DR Budi Susilo Soepandji, DEA, saat menutup Bimnis Pembinaan Kesadaran Bela Negara Bagi Ormas, Parpol dan Seniman / Budayawan TK. Pusat TA. 2009, (7/5), Di Kantor Pothan Dephan, Jakarta.

Menurut Dirjen Pothan Hakekat dari Pembinaan kesadaran bela negara merupakan bagian dari suatu proses pembinaan sumber daya manusia yang berlanjut dan berkesinambungan serta disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis dalam kehidupan bernegara.

Meski demikian realisasi dalam penanaman kesadaran bela negara tersebut terdapat tantangan yang akan dihadapi, khususnya pengaruh era globalisasi dan kemajuan bidang IPTEK yang akan merubah sikap moral dan etika individu.

“Kondisi ini akan berakibat pada menurunnya etos kerja dan semangat kebersamaan yang akhirnya dapat memudarkan semangat dan kesadaran bela negara,” ungkap Dirjen Pothan.

Untuk Itu lanjut Dirjen Pothan, sangat mengharapkan kepada para peserta Bimnis PKBN tersebut untuk menyebarluaskan dan mengimplentasikan kesadaran bela negara dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu Sekretaris umum Forum Bela Negara (FBN), Angga Rahadian Tirta Wijaya mengatakan, bahwa di dalam mensosialisasikan kesadaran bela negara tersebut, dibutuhkan suatu wadah untuk menyalurkan aspirasi-aspirasi yang lahir dari lembaga-lembaga swadaya masyarakat, khususnya yang telah mengikuti sosialisasi bela negara di Dephan ini.

Ditambahkan Angga FBN ini, sudah dibentuk kurang lebih di 48 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia. Namun program kerja dari FBN daerah ini masih bersifat masing-masing, dan untuk itu FBN pusat yang difasilitasi oleh Dephan mencoba menjembatani seluruh FBN yang ada di Indonesia, sehingga secara penyampaian materi sosialisasi bela negara dapat tersusun secara sistematis.

“Selama ini pandangan para peserta, setelah mengikuti sosialisasi ini tidak terdapat kejelasan program bela negara lanjutan, dan dengan adanya FBN ini kita bersama-sama mencoba mensosialisasi nilai-nilai bela negara ditengah-tengah kehidupan masyarakat,” jelas Angga.

Bimnis PKBN yang hari ini ditutup oleh Dirjen Pothan Dephan, diisi juga oleh beberapa acara pagelaran seni budaya, diantaranya pentas sendratari yang ditampilkan oleh sasana Budaya TMII, Atraksi Teatrikal yang dibawakan oleh GDE Mahasa dan Pentas seni lainnya. (MAW/HDY)

Iklan

Diterbitkan oleh

admin

yang buat blog bela negara RI

6 tanggapan untuk “Implementasi Bela Negara Merupakan Modal Dasar Bagi Generasi Muda”

  1. semoga bangsa indonesia menjadi bangsa yang optimis untuk maju dan terus maju, salam bele negara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s