Kembalikan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Lagu

menyanyi-lagu-bangsaOleh: Nelly Hamjannah,S.Sos,M.Si

Pada momen seabad hari Kebangkitan Nasional 2008 yang baru lalu, dalam salah satu acara Televisi Swasta yang menyiarkan tentang pengetahuan dan penghapalan lagu – lagu kebangsaan bagi siswa – siswi SLTP sampai SLTA, Mahasiswa sampai masyarakat luas. Dari tayangan tersebut dapat dilihat betapa rasa nasionalisme masyarakat sudah sangat kurang, hal in tentunya sangatlah menyedihkan karena hampir 80 % siswa / mahasiswa/ masyarakat umum yang ditemui dan diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya maupun lagu –lagu Nasional lainnya seperti Maju Tak Gentar, Halo – halo Bandung , ataupun Bagimu Negeri sebagian besar salah pengucapan bait –baitnya. ada yang terbolak – balik, tidak sedikit pula yang lupa bait yang mana untuk lagu yang mana. Ada pula yang sama sekali tidak dapat menebak judul lagu yang dinyanyikan pembawa acaranya. Sangat menyedihkan ….

Kemudian pada Episode hari Kemerdekaan RI ke 63 pada 17 Agustus, kembali Televisi Swasta tersebut menayangkan acara serupa, hasilnya ada Pejabat Pemerintahan ( Wakil Kepala Daerah salah satu Provinsi di Indonesia) dan salah satu anggota DPR tidak dapat menyanyikan refrein lagu Indonesia Raya secara benar, Ironis……

Pernah pula dalam suatu pelaksanaan Diklat PNS saat menyanyikan lagu Bagimu Negeri, banyak peserta diklat yang tidak hafal bait – baitnya yang hanya terdiri dari 4 bait itu. Anak – anak kecil lebih hafal / suka menyanyikan lagu – lagu orang dewasa yang sering diperdengarkan di Televisi ataupun di Radio, daripada menyanyikan lagu anak – anak apalagi lagu – lagu kebangsaan. Saat memeriahkan hari Kemerdekaan RI pun di daerah – daerah, yang diperdengarkan lewat pengeras suara ataupun lomba – lomba karaoke adalah lagu – lagu dangdut , sama sekali bukan lagu – lagu perjuangan. Gejala apakah ini ? apakah system pendidikan kita sekarang ini kurang mengedepankan perasaan nasionalisme berbangsa dan bernegara yang salah satunya bisa ditumbuhkan dengan lagu – lagu yang mengobarkan emosi cinta tanah air.

Hal ini menarik untuk dicermati lebih jauh, dimana nasionalisme yang merupakan paham yang menyatakan bahwa rasa kebangsaan dilihat sebagai perasaan utama dan cenderung dipakai untuk prinsip hidup secara personal atau secara publik. Secara luas nasionalisme menyatakan patriotisme dan rasa cinta tanah air yang merupakan prinsip moral dan politik dan mengandung kecintaan pada tanah air, kebanggaan emosional terhadap sejarah dan ketersediaan diri untuk membela kepentingan bangsa. Nasionalisme adalah kebersamaan yang lahir dan tumbuh dari rasa senasib dan sepenanggungan, dan komitmen bersama untuk mempertahankan keutuhan wilayah Republik Indonesia dan menyusun langkah – langkah selanjutnya menuju proses pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat, dan ini merupakan satu perasaan yang mestinya ada dan harus ada dalam sanubari setiap warga Negara. Tidak peduli seberapa lama suatu Negara itu berdiri atau merdeka, rasa nasionalisme harus tetap ada dan jangan sampai berkurang, terutama di masa sekarang ini.

Di masa globalisasi, dengan kemajuan dan perkembangan iptek yang sangat pesat tentunya sangat dibutuhkan semangat cinta tanah air untuk mengantisipasi pengaruh – pengaruh yang tidak baik dari Negara Barat yang kurang sesuai dengan budaya yang terdapat di Negara kita. Belum lagi pengaruh yang mempunyai risiko untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Oleh karena itu untuk mengembalikan rasa cinta tanah air yang salah satunya dapat ditumbuhkan lewat menyanyikan lagu – lagu wajib dengan baik dan benar, maka sangat penting dalam lembaga pendidikan baik ditingkat dasar sampai tingkat menengah digalakkan lagi mata pelajaran menyanyikan lagu – lagu wajib. Dalam setiap acara – acara hari nasional harus diperdengarkan lagu – lagu wajib dan lagu – lagu perjuangan, baik di tingkat pusat / ibukota sampai ke pelosok – pelosok tanah air, dan bukan lagu – lagu Dangdut maupun lagu Pop masa kini, begitu juga dalam acara Penaikan Bendera yang selalu dilaksanakan setiap hari – hari besar ataupun Upacara – upacara bendera lagu Indonesia Raya hendaknya dinyanyikan oleh semua peserta upacara bukan diperdengarkan lewat cassette. Hal ini tentunya perlu dukungan dari semua pihak.

Untuk itu marilah kita bersama – sama kembali mempelajari dan menyanyikan lagu – lagu wajib dengan baik dan benar. Tumbuhkan getaran – getaran rasa cinta pada tanah air dan bangsa ini disaat menyanyikan lagu – lagu wajib. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka

Iklan

2 thoughts on “Kembalikan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Lagu

  1. Kembalikan semangat cinta tanah air lewat lagu ? Bu Nelly ini harapan yang susah-susah gampang diera Reformasi ini. Tapi sama dgn sekian banyak orang yg msh mau peduli dgn nasib Negara & bangsa ini, sayapun sgt resah dgn semangat Nasionalisme rakyat yang sangat rendah dan seakan-akan ingin berteriak ‘ Merdeka ‘ seperti era revolusi. But masih adakah orang peduli ? Reformasi kebablasan, ini hanya sebuah Transformasi kehendak dari manusia-manusia gila kekuasaan. Agenda Reformasi itu apa sih ? Lihat bangsa Ini tidak lama lagi akan sama seperti kumpulan Anjing dan Kucing yg tidak bisa bersahabat, masihkah kita bermimpi tentang “Hidup damai, nyaman dan tenteram dihalaman Negara sendiri ? sementara bendera Persatuan dan Persaudaraan Bangsa, menuju tanah dari setengah tiang. Saya msh terbayang dgn upacara Hari Kemerdekaan dan Hari Pahlawan dimasa lalu, ketika Merah Putih dikibarkan dengan Lagu Indonesia Raya dan Lagu-lagu Perjuangan sebagai pelengkap acara.Ada rasa ‘sesuatu’ dalam acara seperti ini. Sebenarnya rasa itu adalah sebuah pengakuan baik disadari atau tidak, bahwa ada kebanggaan sebagai manusia merdeka sekaligus rasa hormat dan menghargai jasa para Pahlawan Kemerdekaan. Tapi ini bahasa kita sebagai manusia jaman dulu ( jadul )dan ketinggalan jaman kata anak-anak sekarang sebagai penikmat kemerdekaan. Dan kemerdekaan dipraktekkan seenaknya dlm arti yang seluas-luasnya tanpa peduli ada aturan dan Hukum yang berlaku, kalau kemudian bermasalah lalu ditangkap dan dihukum…lho koq malah bangga. Ibu ngerti maksudnya kan ? Jika Ibu Nelly ngerti, Ibu Pertiwi sekarang sedang menangis melihat teruna-terunanya semakin tak bermoral. Apa bedanya ya dengan para koruptor yg sudah ketangkap eh masih pasang wajah tanpa malu dihadapan masyarakat dengan membolak-balik fakta menutup kesalahannya secara politis. ‘ Oh saya kesini untuk memenuhi undangan ( KPK /Kejaksaan ) sebagai saksi ‘, Nah ini manusia macam apa, yang jelas urat malunya sdh tidak ada alias muka badak.Ya ini hanya contoh kecil semakin bebalnya manusia Indonesia, walau tidak semuanya tapi kan memalukan segenap bangsa kan bu ? Akhirnya lagu apalagi yang bisa menyentuh hati bangsa ini, jika dihadapan mata bangsa ini telah dipertontonkan segala macam hal yang aneh-aneh tanpa Filter, termasuk sikoruptor/manusia tanpa Integritas dan bercitra buruk tersebut, paling bisa lagu yang bisa dinyanyikan ialah dalam bentuk ‘ Paduan Kebersamaan ‘ yang berteriak dalam satu nada tak karuan dalam kelompok demonstrasi, dengan teriakan yel-yel; Brantas Krorupsi, Gantung siKoruptor, dsb-nya. Ini yang saya maksudkan dengan susah-susah gampang. Nah gampangnya bagaimana ? rasa-rasanya jgn saya saja yg bicara, banyak manusia Indonesia yang berotak briliant dan Nasionalis yang lebih mampu untuk menjelaskannya. Sekedar Input bahwa Musik dan lagu secara psikologis telah terbukti dapat berfungsi sebagai alat terapi dgn hasil yang mengagumkan, tetapi tergantung peruntukannya. Sayangnya lagu2 Nasionalis dan Lagu-lagu cinta Tanah air seperti misalnya yang dinyanyikan oleh Group band Koes Plus lewat lagu ‘Nusantara’, Burung Garuda, juga oleh Group band lainnya (Mercy’s, Panber’s, Bimbo..dsb-nya)lewat lagu mereka, kini jarang dilakukan oleh Group band dan para solois sekarang. Bu Nelly, mudah2an kedepan harapan ibu untuk membangkitkan semangat cinta tanah air bisa tercapai, doain saja bu,siapa tahu nanti para artis penyanyi sadar tentang hal ini, dan dengan ketulusan hati disetiap album rekaman yang mereka rilies, menyertakan satu atau dua lagu tentang cinta tanah air. Group Coklat sudah lakukan ini.Ya memang untuk membangun semangat cinta tanah air pada anak-anak jaman sekarang ini rada repot Bu, mereka pada sibuk dan bangga berantem dihalaman dan dalam kelas sekolah apalagi masuk TV tuch, sibuk acara malas belajar, Guru dan Orang tua disepelekan.Bagaimana mereka bisa cinta Tanah Air, jika diri sendiri saja tidak ? Tapi harus Optimis, selama kita masih memiliki harapan pasti ada cahaya didepan. Hidup Indonesia !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s