Lambang Toleransi Dalam Kunjungan Raja ke Bali

Hasil gambar untuk pantai sanur baliOleh: http://www.antaranews.com

Kuta, Bali (ANTARA News) – Sejumlah warga di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, mengaku senang dengan adanya kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al Saud di Pulau Bali.

Bahkan bagi mereka kunjungan yang bersifat pribadi itu memiliki makna toleransi yang bisa menjadi bahan renungan untuk masyarakat Indonesia, agar lebih meneguhkan sikap tersebut dalam kehidupan sosial.

Aro Wibisono misalnya, seorang pelajar SMA di Bali yang mengaku gembira dengan kunjungan Raja beserta sekitar 1.500 anggota rombongannya.

Menurut pria yang berasal dari Dalung Permai, Badung itu, kunjungan Raja Salman merupakan sebuah agenda yang cukup mengagetkan karena belum pernah sebelumnya ada salah satu tokoh besar dari negara Islam yang berkunjung ke Bali. Lanjutkan membaca “Lambang Toleransi Dalam Kunjungan Raja ke Bali”

Iklan

Ini 11 MoU yang Ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi

Presiden Joko Widodo menyambut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kiri) saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3). Oleh: republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara masing-masing Kementerian dan Lembaga terkait. MoU ini diharap bisa menjembatani kebutuhan kedua negara untuk meningkatkan sejumlah sektor yang bisa dilengkapi oleh masing-masing negara.

10 MoU yang telah ditandatangani adalah sebagai berikut:

1. Deklarasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama. Ditandatangi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi.

2. Pendanaan Saudi terhadap pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund for Development dan Pemerintah Republik Indonesia. Ditandatangani oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Wakil Direktur Saudi Fund.

3. Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan dan informasi Kerajaan Arab Saudi. Lanjutkan membaca “Ini 11 MoU yang Ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi”

“Membangun Semangat Nasionalisme dengan Kebudayaan Bangsa”

Related imageOleh: muhamadamru.wordpress.com

“ Menjunjung tanah airku, tanah airku Indonesia” merupakan bait terakhir dalam lagu “ DariSabang Meruke”. Dimana lagu ini menjelaskan tentang bagaimana bangsa yang besar (Indonesia)yang terdiri dari berbagai macam pulau dan kebudayaan menjadi satu kesatuan seperti sekarang yaitu NKRI. Negara Indonesia adalah negara yang plural dan unik yang pernah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia, karena hanya Indonesia lah satu-satu nya Negara yang mempunyai beragam kebudayaan serta beragam kepulauan. Hanya saja hal itulah yang menjadi masalah yang dihadapi oleh Negara ini.

Jargon yang dahulu di dengung-dengungkan oleh para pendahulu kita yaitu “Bhineka Tunggal Ika” (berbeda-beda tapi satu jua) saa tini hanyalah sebuah sebuah slogan yang tak ubahnya hanya sekedar diucapkan tanpa diamalkan. Dulu para pendahulu kita telah berhasil menanamkan paham bahwa dengan ke Bhineka Tunggal Ika an ini kita bisa Merdeka tanpa harus memecah perbedaan yang ada dinegara kita ini. Itulah yang menjadi awal dari tumbuhnya semangat nasionalisme. Yang membuat kita tidak lagi dibeda-bedakan berasalkan daerah maupun RAS, tetapi kita semua telah menjadi satu kesatuan dalam NKRI. Lanjutkan membaca ““Membangun Semangat Nasionalisme dengan Kebudayaan Bangsa””

Pemerintah Bisa Memutuskan Ambil Alih Tambang Freeport 2019

Oleh: Rangga Prakoso/Abdul Muslim/EN (Investor Daily)

Pemerintah Indonesia tidak perlu membeli sisa saham divestasi yang akan ditawarkan PT Freeport Indonesia (FI) sebanyak 20,64% hingga 2019. Pemerintah bisa memutuskan nantinya mengambil alih pengelolaan tambang emas dan tembaga di Timika yang kini dikelola FI tahun 2019 atau sebelum kontrak habis tahun 2021, seperti pola yang diterapkan pada Blok Mahakam yang sebelumnya dikelola Total.

Pada 2014 pemerintah memutuskan, kontrak pengelolaan Blok Mahakam oleh Total E&P Indonesie nantinya tidak diperpanjang dan pengelolaan blok migas itu dialihkan ke PT Pertamina (Persero), meski kontrak Total sebenarnya baru akan berakhir pada 2017. Sebagai imbalannya, perusahaan migas Prancis Total E&P Indonesie bersama mitra Inpex boleh membeli 30% saham Blok Mahakam pascaberakhirnya kontrak tahun 2017. Lanjutkan membaca “Pemerintah Bisa Memutuskan Ambil Alih Tambang Freeport 2019”

Peranan Pemuda Dalam Kemajuan Bangsa Indonesia

Image result for pemuda bangsa indonesiaOleh: ugmyfirmansyah13.blogspot.co.id

Bung Karno pun pernah mendeklarasikan kata-kata demikian “Beri aku sepuluh pemuda,maka akan kuguncangkan dunia,jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia pasti berubah.” Memang pemuda bangsa pada 28 Oktober 1928 silam telah memperjuangkan Indonesia hingga titik kemerdekaan. Namun,perlulah kita ketahui bahwa kata “KEMERDEKAAN” bukanlah hanya suatu ungkapan kebebasan dari penjajahan. Kemerdekaan juga merupakan suatu kesejahteraan bagi seluruh masyarakat bangsa ini. Sebagai generasi muda,maka kitalah yang seharusnya memajukan Indonesia ke jenjang kesejahteraan yang lebih baik dari sebelumya.

1. PERANAN PEMUDA DALAM KEMAJUAN BANGSA (SEBELUM ZAMAN KEMERDEKAAN)

Di era Reformasi, para pemuda khususnya mahasiswa selalu berperan dalam perubahan negeri ini. Berbagai peristiwa besar identik dengan peran pemuda dan mahasiwa didalamnya.

Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, gerakan pemuda dan mahasiswa sering menjadi tombak perjuangan nasional. Beberapa Gerakan pemuda dan Mahasiswa yang dicatat di dalam sejarah adalah sebagai berikut :

1. Budi Utomo
2. Sumpah Pemuda
3. Perhimpunan Indonesia
4. Peristiwa Rengasdengklok Lanjutkan membaca “Peranan Pemuda Dalam Kemajuan Bangsa Indonesia”

Nasib Pemeluk Agama Minoritas

https://i1.wp.com/hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2016/01/kaum-minoritas.jpgOleh: Rustam Tando

Berdasarkan SKB (Surat Keputusan Bersama) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006,syarat pendirian suatu bangunan tempat Ibadah diantaranya adalah harus ada izin dari Departemen Agama, harus izin yang ditanda tangani sebanyak 60 warga yang bermukim disekitar tempat pendirian dan harus ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB), persyaratan tersebut sangat menyulitkannya pendirian bangunan rumah Ibadah kaum minoritas seperti gereja, pura, klenteng dan kuil. Namun, untuk pendirian masjid sebagai rumah tempat ibadah mayoritas rasanya tidaklah sulit, mesjid dan musallah bisa berdiri di mana saja seperti di setiap kantor pemerintah ada bangunan mesjid ( dalam lingkungan kantor DPR RI saja ada Mesjid, sedangkan bangunan rumah ibadah agama minoritas tidak kelihatan ) tanpa ada izin yang ditanda tangani warga sebanyak 60 yang bermukim disekitar tempat pendirian dan mungkin tanpa mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Contoh yang paling menonjol adalah perubahan taman-taman dilingkungan komplek perumahan, bisa dalam sekejap saja sudah berubah menjadi lokasi pendirian rumah ibadah tanpa jelas berapa jumlah warga yang bertanda tangan menyetujuinya, di suatu kecamatan di sulawesi Utara yang penduduknya 99 % kristen, tetapi pendirian mesjid di tengah-tengah pemukiman umat kristen tidak ada masalah, tanpa ada ketakutan penyebaran agama islam di sekitarnya.

Dalam beberapa pengamatan saya pada setiap perjalanan dinas kesetiap provinsi waktu masih aktif sebagai abdi negara, sering saya merasa malu terhadap diri sendiri, kenapa bisa terjadi seperti ini, kita hidup di negara berdasarkan Pancasila bukan atas nama suatu agama atau golongan saja, tetapi kaum minoritas selalu mendapatkan perlakuan kekerasan dan pembelengguan kebebasan menjalankan ibadahnya. Lanjutkan membaca “Nasib Pemeluk Agama Minoritas”

Petinju Legendaris Dunia Muhammad Ali Telah Berpulang

Oleh: Irwan Rinaldi Sikumbang

Baru saja saya mendapat info dari teman di media sosial bahwa legenda tinju dunia Muhammad Ali meninggal dunia. Setelah saya mencari berita di beberapa situs online, ternyata berita tersebut benar. Muhammad Ali sempat menjalani masa-masa kritis dalam beberapa jam terakhir sebelum meninggal di sebuah rumah sakit di Phoenix, Amerika Serikat, Jumat malam (3/6) atau Sabtu pagi waktu Indonesia.

Dua hari yang lalu, Ali dibawa ke rumah sakit tersebut karena mengalami masalah pernapasan. Ali yang meninggal di usia 74 tahun telah menderita penyakit Parkinson selama lebih dari tiga dekade. Salah satu figur paling terkenal abad ke-20 itu tak banyak muncul ke publik sejak beberapa tahun terakhir.

Ali dilahirkan pada tanggal 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky, dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr. Dia kemudian berganti nama pada tahun 1964 setelah memeluk agama Islam. Kehidupan Ali sangat bervariasi, penuh warna.

Beberapa episod dalam kehidupan Ali seperti yang saya sarikan kembali berdasarkan catatan di wikipedia adalah sebagai berikut. Ali berasal dari keluarga sederhana, dari ayah seorang pelukis billboard (papan iklan) dan rambu lalu lintas dan ibu seorang pencuci pakaian. Lanjutkan membaca “Petinju Legendaris Dunia Muhammad Ali Telah Berpulang”