Saatnya Lapor SPT 2017, Ini Syarat yang Harus Diserahkan Wajib Pajak

Oleh: finansial.bisnis.com

Bisnis.com,JAKARTA – Mendekati periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengimbau wajib pajak (WP) – termasuk yang telah mengikuti pengampunan pajak untuk melaporkan pajak secara benar dan tepat waktu.

Untuk memudahkan pelaporan tersebut, otoritas pajak telah merilis beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi oleh wajib pajak baik orang pribadi maupun badan.

Beberapa ketentuan yang mencakup persyaratan dokumen itu dipublikasikan karena adanya sejumlah penambahan regulasi terkait persyaratan pelaporan SPT. Lanjutkan membaca Saatnya Lapor SPT 2017, Ini Syarat yang Harus Diserahkan Wajib Pajak

Iklan

Tahun 2018, Perekonomian Indonesia Akan Tumbuh Lebih Cepat

Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Tahun 2018 | foto : youtube.comOleh: Nurul Arifin – http://www.goodnewsfromindonesia.id

Indonesia adalah salah satu negara berkembang dengan dengan fundamental terkuat di kawasan regional. Terbukti, ditengah ketidakpastian ekonomi global, pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,1% pada tahun ini. Menunjukkan adanya tanda-tanda perbaikan dalam mesin ekonomi Indonesia.

Dengan pemerintahan yang stabil dan risiko politik relatif rendah, ekonomi Indonesia berpotensi untuk bergerak lebih cepat dalam beberapa tahun mendatang. Faktor eksternal menjadi penarik utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama yang berasal dari kenaikan harga komoditas

Berbagai indikator lain juga menunjukkan performa prima, seperti rasio utang pemerintah yang berada di bawah 30% dari PDB, salah satu yang terendah di antara negara-negara berkembang. Lanjutkan membaca Tahun 2018, Perekonomian Indonesia Akan Tumbuh Lebih Cepat

Ini 7 Perubahan Mencolok Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tampak Makin Keren bak Stadion Eropa

Ini 7 Perubahan Mencolok Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tampak Makin Keren bak Stadion EropaOleh: SERAMBINEWS.com

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) semakin elok. Terhitung, Tujuh perubahan mencolok terlihat di stadion yang berdiri sejak 1962 tersebut.

Sarana dan prasarana di SUGBK semakin modern dan menyamankan para pemangku kepentingannya, termasuk pemain dan suporter. Kini, tinggal bagaimana para suporter dapat menjaga dan melindungi fasilitas yang ada.

“Harapannya, kami ingin penonton merasakan pengalaman yang luar biasa saat datang dan menyaksikan langsung pertandingan di SUGBK,” ucap Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Gatot Tetuko.

“Selain itu, kami juga ingin menjadi tuan rumah yang sukses dalam penyelenggaran Asian Games 2018,” tutur dia. Lanjutkan membaca Ini 7 Perubahan Mencolok Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tampak Makin Keren bak Stadion Eropa

13 Peranan Indonesia dalam Perdamaian Dunia di Era Globalisasi

Oleh: http://www.guruppkn.com

Pada tahun 1977 diadakan KTT di Bali dimana ditetapkan cara-cara yang konkrit dan rinci mengenai usaha kerjasama ASEAN. Kerjasama tersebut merupakan koordinasi antar negara. Salah satu kesepakatan yang dibuat dalam bidang perdagangan yaitu mengadakan diskusi dengan negara-negara di berbagai kelompok ekonomi lain. Kerjasama antar negara di kawasan Asia Tenggara adalah salah satu langkah Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan Asia Tenggara. Indonesia berusaha membantu pihak yang bersengketa, contohnya dalam penyelesaian masalah Indocina. Indonesia memeiliki inisiatif untuk menyelenggarakan konferensi di Jakarta yang dihadiri Malaysia, Laos, Vietnam Selatan, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Australia, dan Selandia Baru. Meskipun belum nampak hasil nyata dari pertemuan tersebut, namun tercipta saran-saran dalam rangka penyelesaian konflik. Lanjutkan membaca 13 Peranan Indonesia dalam Perdamaian Dunia di Era Globalisasi

Peluncuran Buku Kris Wijoyo Soepandji, “Ilmu Negara: Perspektif Geopolitik Masa Kini”

Bahas Dinamika Geopolitik, Kris Wijoyo Soepandji Rilis BukuBELANEGARARI.com | Senin, 18/12/2017 13:15 WIB

Jakarta, BELANEGARARI.com — Dewasa ini, berbagai dinamika geopolitik memiliki dampak bagi situasi global, tidak terkecuali di Indonesia. Di antara lain adalah perebutan pengaruh antara Amerika Serikat-Tiongkok, konflik di Timur Tengah, hingga merebaknya gerakan radikalisme mengatasnamakan agama yang bersifat transnasional.

Kris Wijoyo Soepandji S.H., M.P.P., pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) saat peluncuran bukunya yang berjudul Ilmu Negara: Perspektif Geopolitik Masa Kini di Menara Batavia, Jakarta (Sabtu, 16/12/2017), menyampaikan, dinamika-dinamika tersebut dapat berpengaruh pada stabilitas nasional. Lanjutkan membaca Peluncuran Buku Kris Wijoyo Soepandji, “Ilmu Negara: Perspektif Geopolitik Masa Kini”

Cermati Para Pemain Kunci Migas,Tambang dan Pertanian Berskala Global

Oleh: Hendrajit dan M Arief Pranoto, Peneliti Senior Global Future Institute (GFI)

Pemerintah dan masyarakat abai geopolitik sejak era pasca reformasi. Sehingga pemerintahan Jokowi-JK sekalipun tidak menyadari betapa epicentrum abad 21 sejatinya berada di Indonesia. Tidak percaya? Mari kita telisik fakta-faktanya sebagai berikut:

Pertama, ada sekitar 40-an juta ton cargo melintas, dan 21-an juta barel melewati perairan Indonesia (bandingkan dengan Selat Hormuz yang hanya 17 juta, atau Selat Malaka 15 juta barel, dan lain-lain) dari Timur Tengah ke Asia Pasifik, dimana dekade 2030-an diprediksi akan meningkat dua kali lipat.

Kedua, selain hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia, ia pun dapat membahayakan pemanasan global (karena kontribusi 2 % perusak hutan), juga berlimpahnya energi alternatif semacam panas bumi, hydro, solar, angin dan biduel dari tumbuhan (jarak, sagu, tebu, ubi kayu, dll) termasuk ethanol, alkohol dan sebagainya. Singkatnya, hampir semua ada serta berlimpah di Indonesia. Lanjutkan membaca Cermati Para Pemain Kunci Migas,Tambang dan Pertanian Berskala Global

Calon Panglima TNI baru, Marsekal Hadi Tjahjanto, ‘sudah kenal’ Presiden Jokowi sejak di Solo

Hasil gambar untuk hadi Tjahjanto calon panglima TNI yang baruOleh: http://www.bbc.com

Marsekal Hadi Tjahjanto selangkah lagi akan menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Komisi Pertahanan DPR berencana menggelar uji kepatutan dan kelayakan Rabu, 6 Desember 2017.

“Dilaksanakan Rabu supaya minggu depan sudah bisa dilaporkan. Dan kami tidak punya beban karena tanggal 13 Desember kami sudah mulai reses,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Kompleks Parlemen.

Surat pengajuan Marsekal Hadi dipilih disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon Senin, 4 Desember 2017. Dalam sidang paripurna Selasa, 5 Desember 2017, surat itu dibacakan. Lanjutkan membaca Calon Panglima TNI baru, Marsekal Hadi Tjahjanto, ‘sudah kenal’ Presiden Jokowi sejak di Solo