Dirjen Pothan Dephan : Pentingnya Menumbuhkembangkan Kesadaran Bela Negara Pada Penegak Hukum dan Pelayanan Publik

Posted: 14 Mei 2009 in bela negara, Hukum, Publik

pajakOleh: DMC

Sosialisasi Bela Negara bagi penegak hukum dan pelayanan publik sangatlah penting karena menjadi ajang bertukar informasi dan menambah wawasan dalam upaya menumbuh kembangkan kesadaran bela negara. Di sisi lain para peserta yang berkedudukan sebagai unsur pimpinan memiliki peran penting dalam upaya menyebarluaskan kesadaran bela negara di lingkungannya.

Hal itu dijelaskan Dirjen Potensi Pertahanan Dephan Prof Dr Budi Susilo Soepandji DEA, Rabu (13/5), dalam amanatnya saat membuka Sosialisasi Kesadaran Bela Negara Tingkat Pusat bagi Penegak Hukum dan Pelayanan Publik di Kantor Dephan, Jakarta. Sosialisasi ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari Polri, Departemen Hukum dan HAM, Departemen Perhubungan, Departemen Keuangan, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Pemda DKI.

Dirjen Pothan menjelaskan, tugas dan fungsi para peserta sosialisasi yang merupakan abdi negara berkaitan dengan peran lembaga negara dalam upaya menjaga keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. Untuk mencapai harapan tersebut, semua pihak perlu duduk bersama untuk mendiskusikannya. Dengan sosialisasi ini Departemen Pertahanan sangat mengharapkan masukan dari para peserta. Kesadaran Bela Negara merupakan salah satu tugas dan fungsi Dephan dalam hal ini Ditjen Potensi Pertahanan.

Dirjen Pothan Dephan menjelaskan, bela negara memiliki spektrum yang sangat luas mulai dari wujud yang halus sampai dengan yang keras, mulai hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata dari musuh bersenjata untuk melindungi kedaulatan bangsa dan negara. Dengan demikian bela negara bukan hanya tanggung jawab Departemen Pertahanan dan TNI semata, namun menjadi tanggung jawab lembaga pemerintah lainnya serta warga negara pada umumnya.

Dikatakannya, Departemen Pertahanan dalam hal ini Ditjen Pothan berusaha menjadikan bela negara sebagai gerakan nasional bagi seluruh warga negara dalam rangka membangun nasionalisme dan patriotisme yang manusiawi dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan demi tetap tegaknya NKRI.

Saat ini, menurut Dirjen Pothan, Indonesia berada pada era globalisasi dengan ciri khas yaitu mudahnya pergerakan informasi, investasi, teknologi, budaya, barang serta jasa yang seakan menghapuskan batas antar negara. Pada era ini pula, seakan kehidupan dunia menjadi semakin transparan dan membawa perubahan yang cepat pada berbagai aspek kehidupan.

Kondisi tersebut di atas ditinjau dari aspek pertahanan sangat berpengaruh terhadap pola dan bentuk ancaman, yaitu dari ancaman militer ke arah ancaman non militer. Ancaman tersebut antara lain terorisme, wabah penyakit, dan defusi kebudayaan negatif yang menimbulkan perubahan perilaku manusia Indonesia.

Intinya, terjadinya perubahan pola ancaman terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa yang bersifat konvensional berkembang menjadi multi dimensional baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri. Era ini, oleh sebagian kalangan disebut sebagai era perang modern, dalam konteks ini perang bukan hanya domain militer saja akan tetapi domain non militer yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan bekal kepada para pembina Sumber Daya Manusia dari aparat penegak hukum dan pelayanan publik dengan tujuan mempercepat penyebarluasan kesadaran bela negara di lingkungan pekerjaan. Sosialisasi ini berisi ceramah mengenai kebijakan dan strategi pembinaan potensi pertahanan oleh Dirjen Pothan Dephan, Paparan Kesadaran Bela negara, Etika Politik, Serta penanaman nilai-nilai Bela Negara. (DAS/HDY)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s