membangun watak bangsa

Sumpah Pemuda dan Pemuda Masa Kini

tawuran2Oleh: Isza Salma

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita. Bagaimana semangat pemuda dulu ? Bagaimana pula kenyataan pemuda pada masa kini ?

Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka kemudian menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersama-sama.

Perlu kita ketahui, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak hal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membuat Indonesia merdeka jika berjuang di kelompok sendiri.

Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.

Bertolak Belakang

Semangat persatuan para pemuda dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, dengan mengisi kemerdekaan. Meskipun saya masih duduk di bangku SD, saya tetaplah pemuda bangsa dan generasi penerus cita-cita para pemuda dulu.

Akan tetapi, terkadang kita dibuat sedih dengan kenyataan para pemuda Indonesia saat ini. Semangat mengisi kemerdekaan mereka sangat kecil, kadang malah merusak. Hanya karena sedikit salah paham, para pemuda sekarang bisa tawuran. Tawuran antarpemuda tidak mengenal lokasi dan tingkat kedewasaan. Pemuda desa yang satu rusuh dengan pemuda kampung yang lain. Ada juga tawuran antar sekolah dan antaruniversitas. Mereka menghancurkan semangat Sumpah Pemuda.

Masalah beberapa pemuda masa kini, bukan hanya emosi yang tak terkendali. Mereka juga bermental egois dan asyik dengan diri sendiri tanpa peduli dengan lingkungan. Mereka menjerumuskan diri ke dalam narkoba, hura-hura, dan pesta-pora.

Menurut saya, pemuda zaman sekarang terlalu terlena dengan kemudahankemudahan yang ada. Akibatnya, mereka terjerumus ke hal-hal yang negatif. Sebaiknya, mereka memakai kemudahan untuk meningkatkan kualitas diri-sendiri.

Tidak Semua

Untungnya, tidak semua pemuda zaman sekarang seperti mereka, yang menghancurkan diri dan bangsanya. Masih banyak generasi penerus bangsa yang masih peduli dengan lingkungan dan menjunjung tinggi semangat Sumpah Pemuda.

Ada banyak pemuda Indonesia masa kini yang berprestasi di bidang pendidikan, olahraga, teknologi, perdamaian, dan lain-lain. Contohnya, Maria Kristin yang mengharumkan nama bangsa lewat olahraga bulu tangkis.

Jadi, kenyataan pemuda saat ini adalah ada yang melupakan semangat Sumpah Pemuda. Ada pula yang tetap memegang teguh. Yang tetap setia kita dukung dan mencontohnya. Sementara yang lupa, kita ingatkan agar kembali ke semangat para pemuda dulu.

6 responses

  1. Bangsa kita lahir dari tangan para pemuda, melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Jadi buat saya hari lahir bangsa Indonesia adalah pada saat Sumpah pemuda, bukan pada tanggal 17 Agustus 1945.

    28 Februari 2009 pukul 4:35 am

  2. Jaman sekarang ini banyak sekali pemutar balikkan sejarah yang dilakukan oleh para pejabat – pejabat di Negara kita ini, maka bagi para pemuda janganlah menjadi bodoh oleh pembodohan yang dilakukan oleh oknum – oknum ataupun para perangkat negeri ini. Bangkitlah para Pemuda Indonesia, bangunlah Bangsamu sesuai dengan cita – cita para pendahulu kita.

    28 Februari 2009 pukul 7:11 am

  3. Memang seperti itu pemuda Indonesia saat ini. Mereka memang tidak lagi peduli terhadap negara mereka sendiri. Rasa nasionalisme mereka sudah sangat tipis. Hanya tinggal sedikit sekali anak-anak muda Indonesia yang mempunyai nasionalisme seperti seorang pahlawan. Tugas kita sekarang adalah menumbuhkan nasionalisme mereka lagi.

    1 Maret 2009 pukul 8:13 am

  4. ya memang keadaan seperti ini tapi kita harus mengajak generasi kita yang tidak lain adalah anak bangsa jika tidak apa jadinya bangsa kita yang akan datang ?

    6 Agustus 2009 pukul 10:16 am

  5. artikel bagus :)

    ijin nyimak dulu …

    6 Januari 2010 pukul 7:26 pm

  6. gimana ya sebaiknya pemuda saat ini. siapa yang pantas ditiru mereka semua yang diatas jabatan seperti itu

    25 Oktober 2010 pukul 2:11 pm

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 754 pengikut lainnya.