Oleh: http://indoline-indonesia.com

Ahok pasangan Jokowi adalah pejabat Indonesia masa kini yang sangat berani, tegas dan sering dianggap kontroversial. Bahkan Anugerah Seputar Indonesia (ASI) 2013 memberikan beliau gelar Tokoh Kontroversial. Selain Jokowi ternyata Ahok menyita perhatian masyarakat Indonesia. Nama Jokowi dan Ahok saat ini selalu menyita porsi di tempat utama media di Indonesia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dikenal sering berbicara blak-blakan. Dia juga kerap mengeluarkan pernyataan yang mengundang kontroversi. Kata-kata ‘keras’ tak hanya ia lontarkan saat mengomentari pihak yang menentang kebijakannya, tapi juga terhadap kinerja legislatif selaku mitra kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam acara Anugerah Seputar Indonesia (ASI) 2013 ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendapatkan penghargaan Tokoh Seputar Indonesia 2013. Sementara wakilnya, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menyabet gelar Tokoh Kontroversial. Pernah sebagian rakyat Jakarta memprotes Ahok pernah mengeluarkan istilah ‘komunis’, ‘preman’, ‘mafia’, ‘pemberontak’ yang dinilai tidak berdasar dalam menghadapi persoalan di Tanah Abang dan Fatmawati. Baca entri selengkapnya »

Oleh: http://prasetya.ub.ac.id

Semakin berkembangnya pengaruh negative dari dunia luar dan kurangnya masyarakat Indonesia akan potensi, letak geografis dan sejarah akan bangsa ini membuat ketahanan nasional negeri ini terkikis sedikit demi sedikit. Oleh karenannya Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar Kuliah Tamu dan MoU dengan Universitas Brawijaya.

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito bersama jajarannya pada hari Senin (9/6) di Gedung Widyaloka menerima kunjungan dari Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, D.E.A. dengan didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Laksma TNI E. Estu Prabowo, M. Sc. dan Kepala Biro Kerjasama Brigjen TNI Sudibyo, S.E.

Kunjungan ke kampus UB ini, merupakan salah satu upaya Lemhannas RI untuk mencapai visi menjadi lembaga nasional yang bertaraf internasional dimana perluasan kerjasama, (termasuk dengan UB) dapat semakin diperluas, tidak hanya dalam lingkup nasional, tetapi dalam lingkup global. Baca entri selengkapnya »

Profil dan Biografi Jokowi - Ir. H. Joko Widodo

Oleh: NN

Masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Ia anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. Ia tau bagaimana menjadi orang miskin dalam artian yang sebenarnya.

Bapaknya penjual kayu di pinggir jalan, sering juga menggotong kayu gergajian. Ia sering ke pasar, pasar tradisional dan berdagang apa saja waktu kecil. Ia melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana pedagang dikejar-kejar aparat, diusiri tanpa rasa kemanusiaan, pedagang ketakutan untuk berdagang. Ia prihatin, ia merasa sedih kenapa kota tak ramah pada manusia.

Sewaktu SD ia berdagang apa saja untuk dikumpulkan biaya sekolah, ia mandiri sejak kecil tak ingin menyusahkan bapaknya yang tukang kayu itu. Baca entri selengkapnya »

Oleh: proweb.co.id

Menjadi pemimpin yang baik bukanlah mudah. Pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang keras, yang suka marah dan yang ditakuti. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memimpin pengikutnya mencapai suatu tujuan tertentu.

Pemimpin yang baik harus mempunyai karakter sebagai berikut

1. Mempunyai karisma
Pemimpin yang mempunyai karisma akan memudahkan mengarahkan staf atau pengikutnya. Pemimpin yang tidak berkarisma akan kesulitan mengarahkan staf atau pengikutnya. Baca entri selengkapnya »

http://belanegarari.files.wordpress.com/2014/08/c1a80-rigid-hull-inflatable-boat-rhib-633.jpg?w=171&h=117Oleh: Y Aris Setiawan

Tentu kita masih ingat konflik antara Indonesia – Malaysia di blok Ambalat beberapa tahun yang lalu dimana kapal – kapal perang Malaysia sering di ketahui keluar masuk perbatasan Indonesia dengan sesekali melakukan manuver tajam ke beberapa kapal perang TNI yang saat itu sedang menjaga di perbatasan ambalat.

Untuk menunjukkan bahwa wilayah tersebut adalah milik kedaulatan Indonesia maka di buatlah mercusuar tepatnya di perairan karang unarang. Wilayah tersebut di jaga oleh lima prajurit TNI matra laut dari korps Komando Pasukan Katak (Kopaska) bersenjata dengan sebuah speedboat jenis stinger sebagai alat transportasi. Baca entri selengkapnya »

Oleh: tempo.co

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan TNI akan segera membangun instalasi militer di Tanjung Datuk, Sambas, Kalimantan Barat. “Itu karena memang di sana tidak ada pangkalan militer,” katanya di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu, 28 Mei 2014.

Menurut Moeldoko, rencana ini muncul juga atas dorongan masyarakat setempat yang disampaikan lewat Gubernur Kalimantan Barat dan Bupati Sambas pertahanan militer di perbatasan semakin kuat. “Pemerintah daerah bersepakat menyiapkan lahan untuk kepentingan militer,” ujar Moeldoko.

TNI akan membangun pangkalan TNI Angkatan Laut di sana. Untuk Angkatan Udara, TNI akan merenovasi landasan udara yang sebelumnya hanya sepanjang 750 meter menjadi 2.000-2.500 meter. Baca entri selengkapnya »

Oleh: Liputan6.com

Asisten Operasi (Asops) KSAU Marsekal Muda Sudipo Handoyo mengungkapkan, jika dilihat dari udara, Kabupaten Sambas, Kecamatan Paloh, Provinsi Kalimantan Barat, ini memiliki wilayah yang strategis untuk pertahanan keamanan, baik udara, laut dan darat.

Menurut dia, ke depan harus ada penerbang pesawat tempur dari Paloh. Ia yakin, dengan berdirinya 3 pangkalan Militer di Kecamatan Paloh, lanjut dia, tidak saja mendukung pertahanan keamanan, tentunya akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab, 3 pangkalan ini sangat sinergis, Darat, Laut dan Udara.

“Bandara Liku merupakan Landasan Udara (Lanud) tipe III C. Baca entri selengkapnya »